Oleh: buanaplus | 28 Desember 2012

Kowad Harus Mencerminkan Watak Seorang Ksatria

Kowad Harus Mencerminkan Watak Seorang Ksatria 1Cimahi, Desember 2012-
Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) se wilayah Kodam III/Siliwangi melaksanakan syukuran peringatan Hari Ulang Tahunnya yang ke-51 bertempat di Aula Pusdikpom Kodiklat TNI Angkatan Darat Cimahi, Kamis (27/12).
Syukuran diikuti oleh 400 personel Kowad yang ada Wilayah Kodam III/Siliwangi meliputi Wilayah Jabar-Banten ditandai pemotongan tumpeng oleh Ibu Raksa Karini Sri Sena Ny. Hartini Sonny Widjaja yang diserahkan kepada salah seorang anggota Kowad yang akan pensiun Kapten Chb Tumijah anggota Hubdam III/Siliwangi.

Kowad Harus Mencerminkan Watak Seorang Ksatria 2Hadir dalam acara tersebut Aspers Kasdam III/Siliwangi Kolonel Arh Toto Nugroho selaku Pembina Harian Kowad wilayah Kodam III/Siliwangi, Ketua Persit KCK PD III/Slw Ny. Hartini Sonny Widjaja selaku Ibu Raksa Karini Sri Sena, serta undangan lainnya.
Dalam menyambut Hut ke-51 Kowad, selain melaksanakan acara syukuran juga diisi dengan berbagai kegiatan antara lain pertandingan olah raga, Donor Darah, Bakti Sosial ke Panti Wreda Cimahi, Ceramah Kesehatan, Bazar dan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cikutra Bandung.

Kowad Harus Mencerminkan Watak Seorang Ksatria 3Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dalam amanatnya yang dibacakan Aspers Kasdam III/Slw Kolonel Arh Toto Nugroho menekankan prajurit Kowad harus senantiasa tampil sebagai sosok prajurit yang memiliki pola pikir, pola sikap dan pola tindak sesuai nilai-nilai luhur budaya bangsa dengan menjunjung tinggi norma dan adat ketimuran.
Setiap kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan, bangsa dan negara, tentunya menjadi tantangan yang harus dilaksanakan secara paripurna. Oleh sebab itu, lanjut Kasad setiap prajurit Kowad, harus berupaya meningkatkan kualitas kemampuan diri dengan belajar dan berlatih.
Kasad mengingatkan agar pola sikap Prajurit Kowad harus mencerminkan watak seorang ksatria dan memancarkan keanggunan seorang Wanita Indonesia. Artinya, prajurit Kowad harus tampil dengan kepribadian Wanita Indonesia sejati, yakni bertata susila, setia dan loyal serta memiliki etos kerja tinggi.
Walaupun sebagai prajurit wanita, menurut Kasad, Kowad pun tetap dituntut sebagai prajurit profesional sesuai jabatan dan bidang tugasnya. Hal ini sesuai dengan semboyan “Bukan Mawar Penghias Taman Tetapi Melati Pagar Bangsa”. (Pendam III/Slw)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: